| PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN EKONOMI RUMAH TANGGA |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Kamis, 10 Desember 2009 06:23 |
|
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN EKONOMI RUMAH TANGGA di 5 KAMPUNG. Pendampingan dan Pelatihan Ekonomi Rumah Tangga merupakan satu rangkaian kegiatan dari Divisi Pendampingan dan Pengorganisasian Masyarakat (PPM) di Yayasan Rumsram, dalam rangka melakukan pendampingan dan pelatihan terutama ditingkat Kampung. Dwar merupakan salah satu wilayah kampung binaan Yayasan Rumsram. Tujuan dilakukannya kegiatan pendampingan dan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat kampung dalam mengelola usaha ekonomi dan menambah pendapatan ekonomi rumah tangga. Dwar terdiri dari lima (5) kampung atau disebut Mnu, yakni : Karui Berik, Marur, Diano, Sawai dan Aman, Distrik Warsa,. Kegiatan Pendampingan dan Pelatihan Ekonomi Rumah Tanggal, dilaksanakan pada 27 November s/d 6 Desember 2009, melibatkan masyarakat dari masing-masing kampung tersebut sebanyak 15 orang peserta terdiri dari para ibu penerima Dana Bergulir, Pedagang Pengumpul dan Usaha Kios. Pelaksanan kegiatan dihadiri oleh Kepala Kampung pada masing-masing kampung dan khususnya di Kampung Aman dihadiri oleh Sekretaris Distrik Warsa yakni Bapak Piet Hein Wamaer. Dalam arahannya mengatakan “Kegiatan semacam ini perlu diterima baik oleh masyarakat kampung Aman karena ini merupakan hal yang positif untuk membangun suatu kampung, apalagi sumber daya dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan dari Yayasan Rumsram Biak”. Materi yang diberikan dalam pendampingan dan pelatihan ekonomi rumah tangga adalah “Buku Kas Harian untuk uang masuk dan uang keluar dan analisa usaha”. Metode yang digunakan adalah tanya jawab, diskusi yang partisipatif. Saat pendampingan dan pelatihan, di kampung Marur ditemukan bahwa masyarakat merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka apabila dalam melakukan kegiatan ekonomi yakni perlunya pencatatan untuk setiap transaksi penjualan /pengeluaran dan uang masuk maupun uang keluar. Tim yang melakukan pendampingan dan pelatihan ekonomi rumah tangga, terdiri dari; Nap Oni, Bung Safari, Insos Sisi dan Rose. Dari diskusi bersama peserta ditemui bahwa selama ini belum adanya perencanaan yang tersusun secara sistematis, baik dalam pendapatan dan pengeluaran keluarga serta dalam mengelola usaha ekonomi rumah tangga. Mereka merasa bahwa ide-ide tersebut hanya terlintas pada pikiran dan belum dapat dituangkan dalam bentuk tulisan yang baik. Dari hal ini memperlihatkan telah ada upaya-upaya yang cukup antusias dari peserta dalam melakukan kegiatan ekonomi rumah tangga dan mengelola usaha ekonomi berlangsung perlu melakukan pencatatan tentang uang masuk atau uang keluar setiap bulan.(Divisi PPM)
|