PENDIDIKAN BUKAN HANYA BEBAN SEKOLAH DAN DINAS TERKAIT

Yayasan Rumsram

Alamat: JL. Bosnik Raya,  Depan PLTD II, Kelurahan Karang Mulia, Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua 98115, Indonesia
Phone: +62 981 23269
email: kasumasa_biak [at] yahoo.com

 

PENDIDIKAN BUKAN HANYA BEBAN SEKOLAH DAN DINAS TERKAIT PDF Print E-mail
Written by Info Rumsram   
Monday, 25 November 2013 16:56

(Dwar-Nov). Alokasi dana pendidikan di Tanah Papua, pada dasarnya cukup besar, jika dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Dengan alokasi dana sebesar 30% di Era Otonomi Khusus, diharapkan dapat meningkat secara Kuantiti dan Ekutiti. Saat ini melalui penerapan metode Pembelajaran kelas awal dan Pembelajaran Kelas Rangkap, diharapkan dapat memenuhi asas kuantiti(jumlah) dan ekutiti(pemerataan) dengan melihat kondisi kwantias Jumlah guru yang dimiliki saat ini, sekaligus memungkinkan pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi biaya pendidikan. Selain pemenuhan tenaga Guru dan pemenuhan sarana prasarana Sekolah yang memadai, satu bagian penting lainnya yang akan mendongkrak, kwalitas dan mutu pendidikan adalah bagaimana upaya yang dilakukan melalui Komite, di mana masyarakat diharapkan mempunyai tanggung jawab yang besar. Untuk maksud tersebut Dinas pendidikan Biak numfor selama 10 hari sejak tanggal 13 hingga 23 November 2013 melaksanakan Pelatihan Pembelajaran Kelas Awal dan Kelas rangkap yang diikuti 128 peserta dari 33 SD diantaranya kepala sekolah, Guru, Pengawas, dan komite. Salah satu kegiatan berlangsung di  SD YPK Dwar Distrik Warsa.

Selain Sekolah Peran masyarakat melalui Komite menjadi penting dalam pendidikan, mengingat Sekolah hanya melakukan pembelajaran pada waktu yang relatif terbatas sedangkan orang tua atau keluarga melaksanakan Fungsi mendidik dan pembelajaran dengan waktu yang panjang bagian ini diharapkan dapat dipahami oleh segenap Komite sekolah terkait peran dan fungsi disekolah. Hal ini diungkapkan Paulus Mofu selaku salah seorang Fasilitator, di sela-sela penyampaian materi akhir pelatihan PKA dan PKR di SD YPK Dwar pada tanggal 19 November 2013 lalu. “...Masyarakat  wajib dan perlu terlibat dalam Proses pendidikan, tanggung jawab pendidikan bukan hanya di pundak sekolah dan Dinas, pendidikan memiliki ikatan Universal dengan hal disekelilingnya, untuk itu Kepala sekolah diharapkan mampu mengkomunikasikan seluruh Proses yang ada disekolah, karena masyarakat merupakan indikator Output dan Out come Pendidikan itu sendiri”.

Salah seorang peserta Martinus Warwer selaku Komite mengatakan, dirinya baru memahami dengan baik peran Komite, dan dirinya Optimis jika seluruh bagian penting dalam pendidikan antara lain sekolah dan Masyarakat dapat mensinergikan usaha bersama, tentunya potret pendidikan di sekolah akan lebih baik. “.....saya akhirnya telah memahami bagaimana dan apa yang penting harus dilakukan oleh kami Komite yang adalah wakil masyarakat terkait tanggung jawab dalam pendidikan ini, selama ini memang benar, kalau banyak masyarakat yang menganggap pendidikan hanya menjadi urusan pihak sekolah......” jelasnya terkait pemahaman terhadap peran komite. Warwer mengakui materi yang disampaikan penyaji terkait peran serta masyarakat menjadi khasanah baru dalam menjalankan tugas sebagai komite, dirinya yakin jika semua pihak dalam dunia pendidikan di Biak mampu dan mau secara bersama-sama berkontribusi baik tenaga, pikiran dan daya lainnya, maka potret pendidikan khususnya di daerah terpencil akan terus tumbuh dan meningkat dari segi kwalitas. 20 peserta yang hadir mewakili 6 sekolah antara lain, SD YPK Dwar, SD Negeri Warawaf, SD Inpres Rawaena, SD Inpres Sansundi, SD Negeri Wodu dan SD Inpres MOS, Yang di fasilitasi Septinus Rumbrapuk,  Muhamad Nur Mahmud serta Paulus Mofu. (JEF)
Last Updated on Saturday, 01 July 2017 15:25